Polres Gresik meyakini bahwa peningkatan efektivitas tilang elektronik ini memberikan dua manfaat penting: efek jera dan peningkatan transparansi. Penggunaan ETLE mampu mengurangi pelanggaran karena sifatnya yang sulit dihindari dan tercatat secara digital, serta meminimalkan kontak langsung antara petugas dan masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sistem ini dianggap lebih akurat dan objektif dalam merekam dugaan pelanggaran, sehingga meminimalisir adanya perdebatan di jalan.

“Teknologi ETLE Incar ini memperkuat fungsi pengawasan kita. Dengan data yang transparan dan akurat, masyarakat diharapkan semakin sadar bahwa kepatuhan adalah kunci keselamatan,” tambah Kasatlantas.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Meskipun penegakan hukum menjadi fokus utama, AKP Nur Arifin menegaskan bahwa petugas Satlantas tidak melupakan aspek edukasi. Kegiatan simpatik berupa imbauan keselamatan terus dilakukan di area publik dan keramaian.

“Tujuannya adalah mengingatkan masyarakat bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan semata-mata untuk menghindari sanksi, melainkan bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ucapnya.

Polres Gresik mengajak seluruh pengendara di wilayahnya untuk mendukung suksesnya Operasi Zebra Semeru 2025 dengan selalu mematuhi aturan. Keselamatan dan ketertiban lalu lintas adalah investasi kolektif bagi seluruh warga Gresik.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2