Para peserta diberikan panduan praktis mengenai proses sertifikasi P-IRT, sehingga mereka dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan.
Pada sesi interaktif, para peserta memiliki kesempatan untuk bertanya langsung kepada pemateri, yang terdiri dari dosen-dosen ahli di bidang ekonomi dan bisnis, serta praktisi yang berpengalaman dalam pendaftaran NIB dan sertifikasi P-IRT yang bekerja sama dengan Hari ketua UKM Penalaran Kewirausahaan sekaligus sebagai Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Akuntansi.
Dalam forum diskusi ini memberikan wadah bagi para pelaku usaha mikro untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan solusi konkret terkait tantangan yang mereka hadapi.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. Abid Muhtarom, S.E., S.Pd., M.SE., menyatakan kebanggaannya terhadap antusiasme peserta dan harapannya bahwa kegiatan ini dapat menjadi langkah awal menuju peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.
“Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisla berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan usaha mikro melalui berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan kita harap kedepan kegiatan ini dapat diselenggarakan di wilayah Kabupaten Lamongan terutama di petilasan Jokodolog Gurit Sumberdadi Kecamatan Mantup,” katanya.
Acara ini diakhiri dengan penyerahan sertifikat NIB dan P-IRT kepada salah satu peserta sebagai penghargaan, atas nama pemilik usaha Muhlisin dengan Nomor NIB ( 3001240063376 ) dan Nomor P-IRT ( 5103524010696-29 ) dengan jenis produk pangan Minuman Serbuk dan Botanikal dengan Nama Produk Kencur Gula yang di produksi oleh Maju Mapan Mart .
“Semoga kegiatan semacam ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan pada pengembangan usaha mikro dan ekonomi lokal di Lamongan dan sekitarnya,” pungkasnya.






