BERITASIBER.COM | SURABAYA – Komitmen Universitas Islam Lamongan (Unisla) dalam mewujudkan kampus berkelanjutan semakin diperkuat melalui sinergi strategis bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Langkah ini ditandai dengan pertemuan antara pimpinan Unisla dan Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi pada Selasa (31/3/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya Unisla mengembangkan konsep Eco-Health University, yakni model perguruan tinggi yang mengintegrasikan aspek kesehatan, lingkungan, dan keberlanjutan dalam seluruh lini pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Rektor Unisla, Abdul Ghofur, menegaskan bahwa transformasi menuju kampus berbasis eco-health merupakan strategi jangka panjang yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada kontribusi nyata terhadap isu-isu global.
“Kami ingin membangun ekosistem pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman, khususnya terkait kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Konsep ini bukan sekadar visi, tetapi menjadi arah pengembangan institusi secara menyeluruh,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, tim Unisla memaparkan berbagai program inovatif yang telah dikembangkan. Di antaranya adalah pengelolaan sampah berbasis komposting, pemanfaatan pupuk organik sebagai alternatif ramah lingkungan, serta pengembangan pakan ternak berbasis herbal. Program-program ini melibatkan kolaborasi lintas disiplin, khususnya dari Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Perikanan serta Peternakan.






