“Sebagai bagian identitas kebudayaan dengan membangun strategi kampanye mungkin iya, atau menghidupkan kembali historical memory bahwa tokoh perempuan di panggung publik juga punya banyak legacy itu akan cukup menarik perhatian,” ungkapnya.
Belum Ada Survei, Potensi Masih Terbuka
Meski potensi Matahati cukup besar, Haekal belum bisa menyimpulkan seberapa kuat dukungan untuk Anita di Sumsel. “Sampai sekarang belum ada rilis survei tentang simulasi pasangan calon. Sehingga apapun prediksinya, akurasinya akan dipertanyakan,” kata Haekal.
Jika terpilih, duet Mawardi-Anita akan membawa etos dan suasana baru dalam pemerintahan Sumsel. “Apalagi kalau mengingat belum pernah ada Wakil Gubernur Sumsel dari kalangan perempuan,” pungkas Haekal.
Duet Mawardi-Anita atau Matahati menjadi salah satu pasangan potensial yang patut diperhitungkan di Pilkada Sumsel 2024. Kehadiran Anita Noeringhati sebagai representasi perempuan diharapkan dapat menarik dukungan pemilih dan membawa perubahan positif bagi Sumsel.
Meski belum ada survei yang mengukur elektabilitas pasangan ini, namun potensi mereka untuk menang tetap terbuka lebar. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya dari pasangan Matahari ini.






