BERITASIBER.COM | LUMAJANG – Penutupan sementara objek wisata Air Terjun Tumpuk Sewu dan wisata Grojokan Sewu di Desa Sidomulyo Kecamatan Pronojiwo per tanggal 09 Maret oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati agar polemik yang ada di pengelola bisa di clearkan lebih dahulu.
Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur Drs., HM., Khusnul Khuluk merespon positif akan langkah yang di ambil kepala daerah, dengan harapan objek wisata terletak di perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang.
Beliau berharap semua pihak yang terkait dan berkepentingan dengan adanya objek wisata tersebut dapat duduk bersama untuk menemukan jalan yang terbaik,
“Ini wisata yang sedang naik daun, bahkan namanya sudah sampai ke mancanegara, sangat sayang jika menjadi polemik karena nanti citranya akan jelek bagi wisatawan yang akan datang, jangan Sampai Wisatawan yang datang dibikin bingung apalagi sampai ditarik tiket berulang.” kata legislator PKS asal Kecamatan Klakah Lumajang. Rabu (12/03/2025).
Adapun baik Tumpak Sewu maupun Grojokan Sewu sebenarnya sama-sama menawarkan titik air terjun yang sama, yang membedakan tumpak sewu dan grojogan sewu hanyalah pengelola dan jalur akses masuknya saja, Tumpak Sewu dikelola oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis), sementara Grojogan Sewu dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Penutupan sementara yang tertuang dalam surat bernomor 500.13/50/427.12/2025 yang ditandatangani pada Minggu, 9 Maret 2025 dengan alasan karena adanya permasalahan dalam pengelolaan wisata tersebut.






