Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, Aisyah RA bertanya kepada Rasulullah SAW tentang doa yang sebaiknya dibaca pada malam Lailatul Qadar. Rasulullah SAW menjawab:

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Bacalah, ‘Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī’ (Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Pemurah, Engkau senang pada ampunan, maka ampunilah aku).” (HR At-Tirmidzi)

Selain doa tersebut, Anda juga bisa membaca doa-doa lainnya yang berisi permohonan ampunan, kebaikan dunia dan akhirat, serta doa-doa yang sesuai dengan hajat dan keinginan masing-masing.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Mencari Tanda-Tanda Lailatul Qadar

Meskipun tanggal pasti Lailatul Qadar tidak diketahui, Rasulullah SAW memberikan beberapa ciri-cirinya. Beberapa di antaranya adalah:

  • Suasana Malam yang Tenang dan Damai : Lailatul Qadar digambarkan sebagai malam yang tenang, sejuk, dan nyaman. Udara malam terasa damai, tidak terlalu panas ataupun dingin.
  • Matahari Terbit dengan Sinar Lembut : Keesokan harinya setelah Lailatul Qadar, matahari terbit dengan sinar yang lembut dan tidak menyilaukan. Cahayanya seperti cahaya bulan purnama.
  • Malam yang Penuh Ketenangan: Pada malam Lailatul Qadar, suasana hening dan tenang. Setan dan gangguan lainnya seolah dibelenggu, sehingga hati terasa lebih tenang dan khusyuk beribadah.
  • Mimpi yang Baik : Beberapa riwayat menyebutkan bahwa orang yang mendapatkan Lailatul Qadar akan dikaruniai mimpi yang baik. Namun, mimpi ini bukanlah patokan utama.
  • Perasaan Bahagia dan Penuh Semangat : Setelah melaksanakan ibadah di malam Lailatul Qadar, biasanya seseorang akan merasakan ketenangan hati, limpahan berkah, dan semangat yang lebih dalam menjalankan ibadah selanjutnya.
    Perbanyak Ibadah di Sepanjang Ramadan:

Meskipun kita tidak mengetahui kapan tepatnya Lailatul Qadar tiba, dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amalan kebaikan di sepanjang bulan Ramadan, khususnya pada sepuluh hari terakhir dengan kesungguhan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2