Bersama Malut United, Imran menunjukkan kualitasnya sebagai pelatih modern yang mampu membangun karakter dan identitas permainan tim.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam dua musim (2023–2025), ia berhasil membawa klub tersebut menembus Super League Indonesia serta finis di peringkat ketiga pada musim debut mereka di kasta tertinggi.

Prestasi tersebut menjadikan Imran sebagai salah satu pelatih muda paling diperhitungkan di Tanah Air. Namun, kebersamaannya dengan Malut United berakhir akibat dinamika internal manajemen klub.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kini, tantangan baru menanti Imran di Lamongan. Ia diharapkan mampu mengembalikan kejayaan Persela, klub dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia, agar kembali bersaing di level tertinggi.

Manajemen berharap kehadiran Imran membawa perubahan signifikan terhadap performa dan arah permainan tim yang tengah berbenah.

“Target kami jelas, Persela harus kembali berjuang di papan atas Championship dan mengincar tiket promosi ke Super League,” ujar salah satu perwakilan manajemen klub.

Dengan perpaduan pengalaman, filosofi permainan modern, dan skuad muda penuh semangat, Imran Nahumarury diharapkan menjadi sosok yang tepat untuk membangkitkan Persela Lamongan di musim 2025/2026.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2