“Ini fitnah. Saya jamin 1.000 persen itu hoaks,” katanya saat dikonfirmasi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Senada dengan Gus Fahrur, Gus Gudfan menegaskan bahwa PBNU tidak pernah mengenal siapa pun yang disebut dalam tudingan tersebut, termasuk Ananda Tohpati dan julukan “Andes”.

“Kami siap membuktikan dengan data bahwa PBNU tidak pernah menerima aliran dana dari tambang mana pun,” tegasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, juga menepis keterlibatan organisasi dalam aktivitas pribadi para pengurus.

“Pengurus PBNU ini macam-macam. Saya ini ketua umum dan juga kiai. Pak Ulil (Abshar Abdalla) pengurus PBNU, tapi juga punya warung di rumah. Kalau ada yang jadi businessman, itu urusan pribadi, bukan urusan PBNU,” kata Gus Yahya di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, pada Jumat (13/6).

Ia menambahkan bahwa PBNU tidak pernah mengeluarkan surat rekomendasi untuk jabatan di perusahaan mana pun.

“Coba saja cek ke sekretariat. Tidak ada satu pun surat rekomendasi PBNU untuk jabatan apa pun di mana pun,” tandasnya.

Dengan pernyataan tegas ini, PBNU berharap agar masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak benar dan tetap menjaga kepercayaan terhadap organisasi yang telah berkontribusi besar bagi masyarakat dan bangsa.***

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2