Sopir truk, Zaenal Abidin (46), warga Blitar, mengungkapkan bahwa saat kejadian dirinya sempat menghentikan kendaraan di bahu jalan untuk memeriksa kondisi ban. Setelah selesai, ia hendak melanjutkan perjalanan. Namun secara tiba-tiba, bagian belakang truknya ditabrak bus dari arah belakang.

“Saat saya baru naik ke dalam kabin, tiba-tiba ada benturan keras dari belakang. Truk langsung terguling bersama muatannya,” ujarnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Akibat kecelakaan tersebut, muatan bawang merah berserakan di jalan tol dan proses evakuasi kendaraan sempat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas. Petugas kepolisian bersama pengelola tol segera melakukan penanganan dengan mengevakuasi kendaraan serta membersihkan badan jalan.

Kasus kecelakaan ini kini ditangani oleh Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polres Ngawi. Petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengemudi, khususnya angkutan umum, untuk selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima saat berkendara. Faktor kelelahan dan kurang istirahat dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di jalur tol yang menuntut konsentrasi tinggi.

Pihak kepolisian juga mengimbau para pengendara untuk memanfaatkan rest area guna beristirahat jika merasa lelah, demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2