Kegiatan sambang dan dialogis ini disambut hangat oleh warga Desa Dadapan. Masyarakat mengaku senang dengan kehadiran sosok Kapolsek di tengah-tengah mereka. Pendekatan yang dilakukan AKP Joko Suprianto dinilai sangat membantu warga dalam memahami kebijakan keamanan terbaru dan memberikan rasa aman bagi mereka dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kehadiran sosok pimpinan Polsek di tengah warga ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik (public trust) terhadap Polri. Selain menyampaikan himbauan, Kapolsek juga mendengarkan aspirasi warga terkait dinamika sosial yang terjadi di tingkat desa. Hal ini menjadi modal berharga bagi kepolisian untuk memetakan kerawanan wilayah sekaligus memperkuat sinergitas dengan tokoh agama dan tokoh pemuda.
Kapolsek Solokuro menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengintensifkan kegiatan dialogis semacam ini secara berkesinambungan di berbagai desa di wilayah hukum Kecamatan Solokuro. Baginya, kehadiran polisi di tengah masyarakat adalah manifestasi dari tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Mari kita jaga wilayah Solokuro, khususnya Desa Dadapan, agar selalu aman dan kondusif. Keamanan adalah milik kita bersama, dan dengan saling menjaga serta saling berkomunikasi, kita dapat memastikan lingkungan yang damai bagi keluarga kita,” pungkas AKP Joko Suprianto.
Dengan semangat profesionalisme, Polri di wilayah Solokuro bertekad untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan bahwa setiap warga merasa terlindungi dan dilayani dengan sepenuh hati demi terciptanya kondisi wilayah yang harmonis, aman, dan tenteram.






