BERITASIBER.COM – Polsek Solokuro, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, melaksanakan kegiatan rutin pagi hari melalui Commander Wish sebagai bentuk pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat dan para pengguna jalan, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan seiring meningkatnya aktivitas masyarakat pada pagi hari, khususnya saat warga mulai berangkat bekerja, bersekolah, maupun menjalankan berbagai aktivitas lainnya.
Kapolsek Solokuro mengatakan bahwa kehadiran personel di tengah masyarakat pada pagi hari merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman sekaligus memastikan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan tertib.
“Commander Wish pagi merupakan bentuk pelayanan prima Polsek Solokuro kepada masyarakat. Kami hadir di tengah jalan untuk memberikan rasa aman kepada pengguna jalan sekaligus membantu menjaga arus lalu lintas agar tetap aman, tertib dan lancar,” ujar Kapolsek Solokuro.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Solokuro ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi. Kehadiran petugas dilakukan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas, membantu masyarakat yang hendak menyeberang, serta mengantisipasi terjadinya kepadatan maupun gangguan lalu lintas.
Commander Wish pagi menjadi salah satu kegiatan rutin jajaran Polsek Solokuro dalam rangka menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas. Kegiatan tersebut sekaligus merupakan langkah preventif untuk meminimalkan potensi terjadinya kecelakaan maupun pelanggaran lalu lintas.
Pada jam-jam pagi, aktivitas masyarakat cenderung meningkat. Kendaraan roda dua maupun roda empat mulai memadati ruas jalan, sementara para pelajar dan pekerja juga mulai berangkat menuju sekolah maupun tempat kerja. Kondisi tersebut membutuhkan kehadiran petugas kepolisian agar arus kendaraan tetap terkendali dan pengguna jalan dapat beraktivitas dengan nyaman.
Kapolsek Solokuro menambahkan bahwa kehadiran polisi di jalan bukan hanya bertujuan melakukan pengaturan lalu lintas, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat.





