Hal ini akan memudahkan pengusaha untuk melacak arus kas dan menghindari kesalahan dalam pengelolaan keuangan.
Selain itu, pengusaha juga perlu mencatat dengan rinci setiap transaksi usaha. Dengan catatan yang jelas dan teratur, pengusaha dapat mengetahui kondisi keuangan usaha secara real-time. Ini akan membantu mereka mengambil keputusan yang lebih tepat dalam pengelolaan keuangan.
4. Ikuti Pelatihan dan Expo Bisnis untuk Memahami Marketing dan Inovasi
Untuk bertahan dan berkembang, UMKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam hal pemasaran dan inovasi produk.
Salah satu cara untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan pengusaha UMKM adalah dengan mengikuti pelatihan dan expo bisnis.
Pelatihan ini memberikan wawasan terbaru tentang strategi pemasaran, tren bisnis, dan cara-cara inovatif untuk mengelola usaha.
Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, pemasaran menjadi salah satu kunci sukses. Pelatihan tentang digital marketing, misalnya, akan memberikan pengusaha pemahaman tentang cara memanfaatkan platform digital seperti media sosial, website, dan marketplace untuk mempromosikan produk mereka.
Selain itu, pengusaha juga harus mampu berinovasi dalam hal produk atau layanan yang ditawarkan. Expo bisnis adalah tempat yang baik untuk mencari inspirasi dan belajar dari pengalaman pengusaha lain.
Inovasi tidak hanya terbatas pada produk, tetapi juga pada proses. Pengusaha UMKM harus berpikir kreatif dalam menciptakan cara baru untuk meningkatkan efisiensi operasional atau memberikan nilai tambah kepada pelanggan.
Dengan mengikuti pelatihan dan expo bisnis, pengusaha UMKM dapat terus belajar dan berkembang, sehingga usaha mereka bisa tetap relevan di pasar yang berubah dengan cepat.
5. Kuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISLA
Pendidikan formal di bidang ekonomi dan bisnis sangat penting untuk pengembangan usaha UMKM. Kuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Lamongan (UNISLA) memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang dunia bisnis, serta keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha dengan lebih profesional.
Melalui program studi di FEB UNISLA, pengusaha UMKM dapat memperoleh pengetahuan tentang manajemen, akuntansi, pemasaran, dan keuangan yang akan sangat berguna dalam mengelola usaha mereka.
Selain itu, FEB UNISLA juga menawarkan program kewirausahaan yang membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dalam berbisnis. Mahasiswa akan diajarkan bagaimana merancang rencana bisnis, melakukan analisis pasar, serta mengelola risiko dalam usaha.
Pendidikan tinggi ini juga membuka peluang bagi pengusaha untuk membangun jaringan dengan para ahli dan praktisi bisnis, yang dapat memberikan dukungan dan bantuan dalam mengembangkan usaha.
6. Religius dan Mendekatkan Diri pada Sang Pencipta
Dalam menjalankan bisnis, pengusaha UMKM tidak boleh hanya fokus pada aspek materi saja. Keberkahan dalam usaha juga sangat dipengaruhi oleh niat dan doa.
Oleh karena itu, penting bagi pengusaha untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, memohon agar usaha yang dijalankan diberikan kelancaran dan keberkahan.
Pengusaha yang religius cenderung memiliki nilai-nilai moral yang tinggi, yang tercermin dalam cara mereka menjalankan usaha. Mereka akan menghindari praktik-praktik yang merugikan orang lain, seperti kecurangan, pemerasan, atau eksploitasi.
Selain itu, pengusaha yang religius juga lebih cenderung berbuat baik, memberikan zakat, dan membantu sesama, yang pada gilirannya akan membawa keberkahan bagi usaha mereka.
Mengelola UMKM bukanlah hal yang mudah, namun dengan strategi yang tepat, pengusaha UMKM dapat mengatasi berbagai tantangan dan meraih kesuksesan.
Pengusaha perlu menyelesaikan masalah biaya operasional, menyesuaikan biaya pemilik dengan kemampuan usaha, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, mengikuti pelatihan dan expo bisnis, serta memperoleh pendidikan formal di bidang ekonomi dan bisnis.
Selain itu, pengusaha juga harus menjaga hubungan spiritual mereka dengan Sang Pencipta. Dengan menerapkan strategi-strategi ini, UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia.
Oleh: DR Abid Muhtarom,SE.,SPd.,MSE (dekan FEB UNISLA / wakil ketua ANSOR kabupaten Lamongan/ wakil dewan pengupahan kabupaten Lamongan)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





