LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Sarirejo, Polres Lamongan, mengintensifkan patroli Blue Light pada Minggu malam (25/10/2026) untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, termasuk pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) lainnya. Patroli yang dimulai pukul 23.00 WIB tersebut juga difokuskan untuk mencegah potensi gesekan antarperguruan silat di wilayah hukum Polsek Sarirejo, Kabupaten Lamongan.
Kapolsek Sarirejo, IPTU Moch. Sokep, S.H., menegaskan bahwa patroli Blue Light merupakan langkah preventif kepolisian untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada malam hingga dini hari. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah peluang terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Patroli Blue Light ini kami laksanakan sebagai upaya pencegahan terhadap tindak kriminalitas dan berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk kemungkinan terjadinya gesekan antarperguruan silat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas maupun beristirahat dengan tenang dalam situasi yang aman dan kondusif,” ujar IPTU Moch. Sokep.
Dalam pelaksanaannya, patroli tersebut dilakukan oleh dua personel Polsek Sarirejo, yakni Aiptu Rusdi dan Brigadir Fariz. Keduanya menyisir sejumlah kawasan di wilayah Kecamatan Sarirejo dengan menggunakan metode patroli bergerak dan pemantauan di titik-titik yang dinilai memerlukan perhatian khusus.
Salah satu sasaran kegiatan adalah lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya pemuda hingga larut malam. Petugas melakukan koordinasi dan pendekatan secara humanis kepada para pemuda maupun tokoh masyarakat yang ditemui di lapangan. Mereka juga memberikan imbauan agar warga yang masih bergerombol segera kembali ke rumah masing-masing guna menghindari potensi gangguan keamanan.
Selain itu, personel melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah lokasi yang dianggap rawan tindak kejahatan konvensional. Kawasan jalan yang minim penerangan dan memiliki kondisi rusak turut menjadi perhatian petugas karena berpotensi menimbulkan risiko bagi pengguna jalan maupun dimanfaatkan untuk melakukan tindak kriminalitas.
Petugas juga melaksanakan patroli serta pemantauan di titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi gesekan antarperguruan silat. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berkumpulnya kelompok yang berpotensi memicu perselisihan, sekaligus menjaga agar situasi di wilayah Kecamatan Sarirejo tetap terkendali.





