“Patroli blue light ini adalah komitmen kami untuk memastikan wilayah Solokuro tetap aman. Kami menyasar titik-titik yang dianggap rentan, termasuk perbatasan dan pemukiman warga. Kami ingin masyarakat dapat beristirahat dengan tenang tanpa rasa khawatir akan adanya gangguan keamanan,” ujar AKP Joko Suprianto.
Selain mobilitas kendaraan, petugas juga sesekali berhenti di titik-titik keramaian atau pos ronda untuk memberikan imbauan singkat kepada warga yang masih beraktivitas di luar rumah. Langkah ini dilakukan agar masyarakat tetap waspada dan bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
Penggunaan lampu blue light bukan sekadar atribut, melainkan strategi psikologis kepolisian dalam memperkuat pencegahan kejahatan secara visual. Cahaya biru yang terlihat dari kejauhan menjadi penanda bahwa kawasan tersebut sedang dalam pengawasan ketat aparat kepolisian.
Polsek Solokuro berharap, dengan konsistensi pelaksanaan patroli blue light ini, stabilitas kamtibmas di seluruh wilayah hukum Solokuro dapat terus terjaga dan kondusif. Pihak kepolisian juga mengajak peran serta masyarakat untuk segera melapor melalui layanan call center Polri apabila melihat atau mencurigai adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan.
Ke depannya, Polsek Solokuro akan terus mengoptimalkan kegiatan patroli ini sebagai agenda rutin. Polri berkomitmen untuk hadir kapan pun dibutuhkan, memastikan bahwa setiap jengkal wilayah Solokuro bebas dari ancaman kriminalitas demi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, aman, dan tenteram selamanya.





