Yang menjadi daya tarik utama kegiatan ini adalah sesi simulasi deteksi dini fraud. Peserta diajak langsung mempraktikkan cara mengidentifikasi indikasi kecurangan melalui studi kasus yang dirancang menyerupai kondisi riil di koperasi sekolah dan UKM. Mulai dari mengecek kesesuaian saldo kas, menelusuri bukti transaksi, hingga mengenali red flags dalam laporan keuangan sederhana, semua disajikan secara lugas dan mudah dipahami. Metode ini membuat peserta tidak hanya paham secara konsep, tetapi juga terampil secara praktis.

Ketua panitia dari BEM SE Lamongan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa untuk turut serta menciptakan ekosistem organisasi yang berintegritas. Ia menegaskan bahwa pencegahan fraud tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak, melainkan harus menjadi kesadaran kolektif seluruh pengurus dan anggota organisasi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Melalui sosialisasi dan simulasi ini, diharapkan peserta mampu menerapkan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan pertanggungjawaban dalam setiap pengelolaan dana.

Para peserta pun mengaku mendapatkan wawasan baru yang sangat relevan dengan kebutuhan organisasi mereka. Perwakilan koperasi sekolah menyampaikan bahwa selama ini pengelolaan kas masih dilakukan secara manual dan berbasis kepercayaan, sehingga kegiatan ini membuka mata mereka akan pentingnya prosedur dan pengawasan.

Sementara itu, pengurus UKM menilai materi yang disampaikan sangat aplikatif dan dapat langsung diterapkan untuk memperbaiki sistem keuangan organisasi mereka.

Kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Deteksi Dini Kecurangan (Fraud) ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi keuangan tidak hanya penting di level profesional, tetapi juga krusial ditanamkan sejak dini di lingkungan pelajar dan mahasiswa. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang tepat, koperasi sekolah dan UKM diharapkan mampu menjadi organisasi yang tidak hanya aktif dan kreatif, tetapi juga bersih, transparan, dan terpercaya.

Langkah preventif ini sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan bertanggung jawab dalam mengelola amanah keuangan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2