Zubaidi juga menambahkan bahwa peluang medali dari cabang olahraga angkat besi masih terbuka lebar, dan ada kemungkinan tambahan medali mengingat angkat besi dan angkat berat menjadi tumpuan kontingen Bojonegoro.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Tika sendiri telah membuktikan kemampuannya dengan selalu membawa pulang medali dalam tiga pagelaran olahraga terbesar di Jawa Timur sebelumnya.

Pada Porprov 2022, ia meraih medali emas di kelas 64 kilogram putri dan juga medali emas dari nomor snatch 55 kg. Sementara pada Porprov 2023, Tika menyumbangkan tiga medali perak.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketua Kontingen Bojonegoro, Tonny Ade Irawan, menyatakan bahwa target emas dari cabang olahraga angkat besi akhirnya terpenuhi.

“Alhamdulillah, akhirnya meraih medali emas dari cabang angkat besi,” tuturnya.

Saat ini, atlet angkat besi Bojonegoro masih bertanding, dan ada harapan untuk menambah koleksi medali.

Pada Porprov 2025 ini, PABSI Bojonegoro mengirimkan 20 atlet, terdiri dari 14 atlet angkat besi dan 6 atlet angkat berat. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, kontingen Bojonegoro berharap dapat meraih lebih banyak prestasi di ajang bergengsi ini. (*).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2