Tidak hanya itu, patroli tersebut juga dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C yang meliputi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian dengan pemberatan (curat).
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang dan masyarakat agar selalu menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan.
Kapolsek Siantar Barat menambahkan bahwa kegiatan patroli ini juga menjadi sarana bagi kepolisian untuk menjalin komunikasi dan kemitraan yang baik dengan masyarakat. Melalui interaksi langsung di lapangan, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat.
“Dengan meningkatnya kehadiran Polri di tengah masyarakat, diharapkan dapat menumbuhkan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri,” tambah IPTU Raja Kaya Haloho.
Polsek Siantar Barat menegaskan bahwa patroli di lokasi penjualan takjil akan terus dilakukan secara rutin selama bulan Ramadhan sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan aktivitas masyarakat selama bulan suci Ramadhan, khususnya saat berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa, dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.(Pirhot Nababan).






