Pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Perdagangan dan pihak Pertamina, untuk melakukan pemeriksaan teknis terhadap sejumlah SPBU yang dilaporkan masyarakat.
“Kami akan cek langsung di lapangan, terutama di lokasi yang banyak dilaporkan kendaraan mogok. Dari situ baru bisa diketahui apakah ada indikasi pencampuran bahan bakar atau faktor lain,” tegasnya.
Kapolres Lamongan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan resmi diumumkan.
“Kami pastikan hasil pengecekan akan disampaikan secara terbuka setelah seluruh proses pemeriksaan selesai,” pungkasnya.(Bs).





