LBERITASIBER.COM | SURABAYA – Perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat di era saat ini. Selain dapat membawa dampak positif, ternyata juga bisa membawa dampak negatif. Salah satu dampak negatif yang cukup meresahkan adalah munculnya informasi palsu atau lebih popular dikenal dengan istilah “hoax”.
Fenomena hoax semakin merajalela di dunia maya dan dengan mudahnya penyebaran informasi melalui media sosial sehingga dapat menimbulkan beragam opini masyarakat.
Penyebaran berita hoax juga mampu membawa pada kerancuan informasi dan kehebohan publik akan suatu informasi, bahkan dapat juga berakibat pada perpecahan suatu bangsa hingga bisa menganggu kesehatan mental.
Ketua Perempuan Tani HKTI Jatim Dr. Lia Istifhama mengingatkan akan dampak buruk dari informasi palsu atau hoax. Untuk itu, ia mengajak setiap masyarakat harus paham untuk menghindarinya.
Menurut Ning Lia sapaan akrabnya menjelaskan, beberapa dampak hoax jika terus dibiarkan yang pertama dapat menimbulkan kecemasan dan memicu kepanikan publik. Pikiran menjadi imajiner membayangkan keadaan secara berlebihan. Selain itu, informasi atau berita hoax juga mengganggu situasi emosional dan suasana hati yang berkepanjangan sampai menghantui pikiran dalam waktu yang lama.
“Yang kedua, dampak hoax dapat memanipulasi dan kecurangan hingga dapat menjatuhkan manusia lainnya. Jika terus dibiarkan, dapat membentuk mental masyarakat ke arah pemahaman hoax. Mudah percaya dengan informasi palsu tanpa melakukan perbandingan atau klarifikasi terhadap sumbernya,” ungkapnya, Minggu (18/02/2024).





