BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Berlangsung sukses, Pelantikan bagi Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Lamongan Periode 2024-2025, pada Minggu (12/5) di Gedung KORPRI Kab. Lamongan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Tidak hanya melantik Maulana Rohis Putra sebagai Ketua PC PMII Lamongan dan Ike Nurul sebagai Ketua Kopri, tapi acara tersebut sekaligus dilangsungkan dialog kebangsaan bertema “Meneguhkan Kehadiran PMII dalam Dimensi Kemanusiaan Lamongan”.

Hadir sebagai narasumber adalah Anggota DPD RI Jawa Timur Terpilih Periode 2024-2029 Dr. Lia Istifhama dan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur periode 2024-2029 Aang Kunaifi. Sedangkan Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi diwakili Asisten 1 Joko Nurdianto.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Aang yang memiliki istri orang Lamongan, memberikan pesan kepada kader PMII agar tetap memiliki sopan santun.

“Sebagai orang pergerakan dan bagian agent of change, maka jadilah anak muda yang tetap memiliki sopan santun serta disiplin. Jangan bermalas-malas dan tetap melebur mencari ilmu dari kawan senior bahkan dari lintas organisasi,” tegasnya.

Pesan khusus pun disampaikannya terkait kemajuan Lamongan.

“Kalau ingin memajukan Lamongan, maka harus fokus selesaikan masalah yang ada. Disini masalahnya apa saja? Coba benahin sebagai bagian dari warga muda Lamongan. Membangun harus dari akar masalah. Yang pasti banyak potensi di Lamongan untuk bisa dikembangkan, salah satu yang utama wisata religi.” tuturnya.

Menarik, pada kesempatan Ning Lia yang pada Pemilu 2024 meraih suara tertinggi nasional sebagai senator perempuan non petahana, menjelaskan beberapa hal. Diantaranya adalah makna PMII baginya.

“PMII bagi saya merupakan ruang membangun dialektika dan retorika. Menjadi seorang leader, politisi ataupun ruang publik lainnya, tak lepas dari skill utk menjadi homo rhetoricus, yaitu mampu speak up dan mengutarakan gagasan. Dan PMII wadah yang sangat mendukung itu, bagaimana sebuah gagasan jangan dipendam, tapi sampaikan.”

Lebih lanjut, ia pun berpesan pentingnya gen Z tampil depan publik.

“Bagi adek-adek genzy, ayo selalu berani tampil depan publik. Genzy ayo beraksi. Sampaikan gagasan dan karya kalian. Sampaikan karena menjadi pendengar yang baik, tak selamanya baik. Dengan hanya diam, maka kamu hanya akan menunda kerja kreatif dan inovatif yang sudah lama terpendam dalam pikiranmu,” imbuhnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2