BERITASIBER.COM | LAMONGAN — Program Studi S-1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Lamongan (UNISLA) terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan relevansi kompetensi lulusannya di era transformasi digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Peninjauan Kurikulum, Senin (14/10/2025), bertempat di ruang rapat lantai 2 FEB UNISLA.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan FGD menghadirkan pakar dari Universitas Negeri Surabaya, Trias Madanika Kusumaningrum, S.E., S.Pd., M.M., sebagai narasumber akademik untuk memberikan penguatan rekomendasi dan evaluasi kurikulum berbasis kebutuhan industri masa kini.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FEB UNISLA, Dr. H. Abid Muhtarom, S.E., S.Pd., M.S.E. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembaruan kurikulum merupakan langkah strategis agar program pendidikan tetap selaras dengan perkembangan ekonomi digital dan kebutuhan tenaga profesional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kurikulum bukan sekadar standar dokumen, tetapi fondasi pembentukan lulusan. Karena itu, kurikulum harus responsif terhadap perubahan zaman agar mampu melahirkan akuntan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern,” jelas Dr. Abid.

Dalam pemaparannya, Trias Madanika Kusumaningrum menekankan pentingnya penguatan kurikulum berbasis digital accounting system, data analytics, dan literasi keuangan digital sebagai kompetensi inti lulusan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2