BERITASIBER.COM | YOGYAKARTA – Ricco Survival Yubaidi resmi mendaftarkan dirinya ke beberapa partai untuk mengusungnya sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Yogyakarta 2024.
“Saya sedang komunikasi terus dengan PKB, PDIP, Nasdem dan partai lain yang memungkinkan untuk diajak kolaborasi,” kata Ricco saat dikonfirmasi, Kamis (13/6/2024).
Ricco kedepannya siap memajukan Yogyakarta, sebagai kota sehat, berdaya saing, berbudaya dan toleran.
“Visi saya itu adalah Yogyakarta Maju ; Kota Sehat, Berdaya Saing, Berbudaya, dan Toleran. Saya mau kita rukun dalam bermasyarakat. Saling menghargai perbedaan apapun itu,” sambung pria kelahiran tahun 1993 itu.
Sedangkan Ricco memiliki misi kedepannya yakni :
1. Mengembangkan Infrastruktur yang Berkelanjutan:
Memperbaiki dan meningkatkan jaringan transportasi dan infrastruktur publik untuk mendukung mobilitas yang lancar dan efisien bagi seluruh warga.
Menyediakan fasilitas olahraga dan rekreasi yang berkualitas untuk mempromosikan gaya hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat.
2. Pendidikan Berkualitas untuk Semua:
Memperkuat sistem pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada hasil, dengan memastikan akses yang adil dan kesempatan yang setara bagi seluruh anak di Yogyakarta.
Meningkatkan investasi dalam pelatihan guru dan fasilitas pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang memotivasi dan berdaya saing.
3. Perekonomian Berkelanjutan dan Inklusif:
Mendukung pengembangan industri, perdagangan, dan pariwisata yang berkelanjutan, dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial.
Mendorong kewirausahaan dan inovasi di kalangan masyarakat lokal, dengan memberikan dukungan dalam hal akses modal, pelatihan, dan infrastruktur pendukung.
4. Pembangunan Kota yang Berkelanjutan:
Mengelola pertumbuhan kota yang terkendali dan berkelanjutan, dengan memperhatikan keseimbangan antara pembangunan perkotaan dan pelestarian lingkungan serta warisan budaya.
Menyediakan layanan publik yang efisien dan berkualitas, termasuk manajemen limbah yang baik, air bersih yang cukup, dan energi yang terjangkau.
5. Partisipasi Masyarakat dan Pemberdayaan Lokal:
Mendorong partisipasi aktif warga dalam proses pengambilan keputusan dan pembangunan kota melalui forum dialog dan mekanisme partisipatif lainnya.
Memberdayakan komunitas lokal untuk mengambil peran aktif dalam pelestarian budaya dan lingkungan, serta pengembangan program-program sosial yang berkelanjutan.
6. Inovasi Teknologi dan Smart City:
Menerapkan solusi teknologi cerdas untuk meningkatkan efisiensi layanan publik, termasuk transportasi, keamanan, dan manajemen limbah.
Mengembangkan ekosistem inovasi dan teknologi lokal yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan kreatif di Yogyakarta.
7. Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat:
Menyediakan akses yang lebih luas terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh warga Yogyakarta.
Memperkuat program-program kesejahteraan sosial dan perlindungan bagi kelompok rentan dan membutuhkan di masyarakat.
8. Pengembangan Wisata Budaya dan Pariwisata yang Berkelanjutan:
Mengembangkan potensi wisata budaya Yogyakarta dengan mempromosikan warisan budaya, kesenian tradisional, dan kuliner khas sebagai daya tarik wisata.
Mengelola pariwisata secara berkelanjutan dengan memperhatikan keseimbangan antara pembangunan wisata dan pelestarian lingkungan serta kearifan lokal.
9. Menjadikan Yogyakarta sebagai Kota Toleransi:
Memperkuat nilai-nilai toleransi dan keberagaman di tengah masyarakat melalui pendidikan, kampanye sosial, dan program-program komunitas.
Mendorong kerjasama lintas agama, budaya, dan kelompok sosial untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling menghargai.
Meningkatkan peringkat Yogyakarta sebagai kota toleransi dengan menciptakan kebijakan dan program yang mendukung keberagaman dan inklusi.
10. One Stop Student Service:
Mewujudkan Yogyakarta sebagai kota yang ramah dan terbuka bagi para pelajar dengan menyediakan pelayanan terpadu yang mendukung semua aspek pendidikan.
Menyediakan informasi dan bantuan terkait pendidikan, tempat tinggal, transportasi, dan layanan kesehatan bagi para pelajar yang menempuh studi di Yogyakarta.
Menyelaraskan program-program pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri, sehingga lulusan memiliki keterampilan yang relevan dan siap bersaing di pasar kerja.
“Semoga amanah, dan didukung warga kota Yogyakarta. Konstituen saya adalah masyarakat,” tutupnya.
Biodata Pribadi :
Nama Lengkap : Ricco Survival Yubaidi, A.Md., S.H., M.Kn., Ph.
Tempat / Tanggal Lahir : Yogyakarta, 11 Juni 1993.
Agama : Islam.
Sosial Media : Facebook: Ricco Yubaidi, Twitter: @riccoyubaidi, Instagram: @riccoyubaidi.
Pendidikan Formal
2011-2014 – D3 Universitas Gadjah Mada, Jurusan Tehnik Sipil.
2011-2015 – S1 Universitas Widya Mataram, Jurusan Hukum.
2015-2017 – S2 Universitas Gadjah Mada, Jurusan Kenotariatan.
2018-2024 – S3 Universitas Kebangsaan Malaysia, Jurusan Undang-Undang.
Pendidikan Non Formal
2022 – Universiti Kebangsaan Malaysia, Pendidikan Sijil Eksekutif Undang-undang dan Masyarakat (SEUM), selama satu bulan.
2016 – Fakultas Flukum Universitas Islam Indonesia, DPP IKADIN dan PERADI, Pendidikan khusus Profesi Advokat PKPA Angkatan XXXIII, selama tiga bulan.
Riwayat Pekerjaan
Tahun 2011 – PT Proporsi sebagai Consultant Supervisor.
Tahun 2014 – JO Ciputra Graha Terasama sebagai Construction Supervisor.
Tahun 2016 – East Asia Tourist Forum (EATOF) South Korea sebagai International Officer.
Tahun 2018 – Kantor Pertanahan Yogyakarta sebagai Magang Kerja.
Tahun 2018 – PT Baracipta Esa Engineering sebagai Drafter.
Tahun 2019 – Graduate Research Assistant (GRA) Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) sebagai Researcher.
Tahun 2018-2021 Kantor PPAT Ricco Survival Yubaidi, S.H., M.Kn., sebagai PPAT.
Tahun 2021 hingga saat ini Kantor Notaris dan PPAT Ricco Surrrival Yubaidi, S.H., M.Kn., sebagai Notaris dan PPAT.
Publikasi :
1. The Differences in Housing Purchases Power between Low and Medium Groups in Malaysia (2023, Book chapter 17 – Access to Justice in Malaysia and Beyond)
2. Land Registration Acceleration in Indonesia: A Lesson-leamed Guideline From Land Registration Issues in Malaysia (2022, UUM Journal of Legal Studies, Scopus Index)
3. Measuring the Low-Income Eamer on Housing Access in Urban Areas of Indonesia and Malaysia (2021, Hasanuddin taw Review, Scopus Index)
4. Kaedah Pendaftaran Tanah di Indonesia Sebagai Penyelesaian Konflik Agraria (2021, Jurnal Undang-undang dan Masyarakat)
5. The Differences in Housing Purchases Power between Low and Medium Groups in Malaysia (202I, Tuanku Ja’afar Conference Workshop).
6. Gotong Royong Kunci Kesuksesan Era Normal Baru (2020, Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia).
7. The Role of Land Deed Official Regarding Legal Certainty Of Complete Systematic Land Registration (2020, Jurnal Hukum dan Peradilan)
8. Role of Land Deed Officials in Legal Satisfaction Guarantee for Complete Systematic
Land Registration (2020, Jurnal Notariil)
9. The Future of Land Ownership Regulation in Indonesia(2}lg,Intemational Joumal of Multicultural and Multireligious Understanding)
10. Analisis Pemberian Hak Guna Bangunan Untuk Persekutuan Komanditer (2019)
11. Faktor Kesiapan PPAT Dalam Pelaksanaan Pendaftaran Hak Tanggungan Terintegrasi Secara Elektronik (2019)
12. Penerapan Prinsip Kehati-hatian oleh PPAT dalam Pembuatan Akta Jual Beli dan Pertimbangan Hakim dalam Pembatalan Akta Jual Beli (2017, Tesis Universitas Gadjah Mada)





