Sementara itu, narasumber dari DPW AWDI Jawa Timur, Gatot, menyampaikan bahwa kompetensi jurnalis yang berkelanjutan berangkat dari tiga pilar: komitmen, konsistensi, dan integritas. Tanpa itu, jurnalis sulit berkembang dan media tidak akan memiliki daya saing.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kompetensi keberlanjutan dimulai dari diri sendiri. Jurnalis harus punya komitmen kuat, konsisten bekerja, serta menjaga integritas pribadi dan medianya,” tegas Gatot.

Ia menambahkan bahwa perusahaan pers harus mampu menjaga ritme pemberitaan sebagai bentuk profesionalisme. Media idealnya melakukan pembaruan berita setiap hari, namun minimal harus mampu memproduksi berita lima hari dalam seminggu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Media tidak bisa hidup kalau tidak update. Minimal lima hari berita harus tayang. Jika tidak konsisten, media akan ditinggalkan pembacanya,” jelasnya.

Raker AWDI Sumenep tahun ini berlangsung hangat dengan diskusi interaktif, penyampaian evaluasi organisasi, serta penyusunan program kerja.

Peserta raker juga menegaskan komitmen bersama untuk terus menjaga kualitas pemberitaan serta memperkuat eksistensi AWDI di Kabupaten Sumenep.

Kegiatan ditutup dengan pernyataan sikap untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat jejaring, dan menjaga integritas jurnalistik sebagai bentuk kontribusi terhadap demokrasi lokal.(Akm)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2