Selain memberikan imbauan, patroli dialogis ini juga menjadi sarana bagi Polsek Deket untuk mendengarkan langsung keluhan atau informasi dari para sopir truk mengenai situasi keamanan di sepanjang jalur yang mereka lalui. Komunikasi dua arah ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat pengguna jalan.
Petugas juga memberikan nomor kontak darurat (Hotline) Polsek Deket dan Polres Lamongan kepada para sopir dan pemilik warung. Jika melihat atau mengalami tindakan yang mencurigakan serta mengarah pada tindak pidana, mereka diminta untuk segera melapor agar petugas bisa segera mengambil tindakan cepat di lapangan.
Kegiatan patroli yang humanis ini mendapat sambutan hangat dari para sopir truk. Supardi (45), salah seorang sopir truk ekspedisi lintas provinsi, mengaku sangat terbantu dan merasa lebih aman dengan adanya kehadiran polisi di jalur JLU pada malam hari.
Rasa Aman Meningkat: Kehadiran lampu rotator biru polisi (Blue Light Patrol) memberikan efek jera bagi pelaku kriminal.
Kesadaran Berpikir: Para sopir menjadi lebih sadar untuk tidak asal parkir demi keselamatan diri dan muatan.
Secara keseluruhan, kegiatan patroli dialogis Polsek Deket di sepanjang bahu jalan JLU berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Pihak Polsek Deket menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus ditingkatkan secara intensif demi menjamin kenyamanan seluruh masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di wilayah hukum Kecamatan Deket.





