BERITASIBER.COM — Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Solokuro yang berada di bawah naungan Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, secara rutin melaksanakan kegiatan pengaturan arus lalu lintas pada pagi hari. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta mengurai potensi kepadatan kendaraan di sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Senin (18/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pagi buta ini menyasar berbagai lokasi strategis. Sejumlah personel Polsek Solokuro diterjunkan secara langsung ke lapangan, mulai dari persimpangan jalan utama, kawasan sekolah, area pasar, hingga titik-titik padat kendaraan lainnya yang menjadi pusat mobilitas warga. Kehadiran para petugas ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan yang memulai aktivitasnya.
Kapolsek Solokuro AKP Asik Samsul Hadi menyampaikan bahwa kegiatan penataan dan pengaturan arus lalu lintas di pagi hari merupakan salah satu bentuk komitmen nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat. Menurutnya, kepolisian harus hadir sebagai solusi di saat mobilitas warga sedang berada pada puncaknya.
Selain membantu memperlancar pergerakan roda perekonomian dan aktivitas sosial warga, kegiatan ini juga memiliki target krusial lainnya, yaitu meminimalisir potensi kemacetan parah serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya.
“Pengaturan arus lalu lintas di pagi hari merupakan agenda rutin yang terus dilaksanakan oleh seluruh anggota Polsek Solokuro sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat. Kami berharap, kehadiran personel di lapangan secara langsung mampu memberikan rasa aman, nyaman, serta menciptakan kelancaran yang berkelanjutan bagi seluruh pengguna jalan,” ujar Kapolsek Solokuro.
Bukan tanpa alasan kegiatan ini diintensifkan. Pada jam-jam sibuk pagi hari, volume kendaraan di wilayah Kecamatan Solokuro kerap mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Kondisi ini dipicu oleh kesamaan waktu aktivitas masyarakat, mulai dari karyawan yang berangkat kerja, para pelajar yang menuju ke sekolah, hingga geliat aktivitas perdagangan di pasar lokal yang mulai berjalan.





