Sementara untuk SDN Sumberrejo III, dari jumlah 26 siswa ada 4 siswa mengajukan pindah ke SDN Sumberrejo I, 14 siswa ke SDN Bogangin, dan 1 siswa ke SDN Pomahan. Sedangkan 7 siswa belum masuk atau mengajukan pindah, namun secara administrasi sudah menjadi siswa SDN Sumberrejo II.

“Dari sisi jumlah tenaga pendidik, saat ini di SDN Sumberrejo II telah memenuhi standar yaitu 6 guru kelas, 1 guru PAI, 1 guru Penjasorkes, dan Kepala Sekolah yang semuanya ASN. Sehingga mutu pendidikannya dapat dimaksimalkan,” imbuhnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Terpisah, Kepala SDN Megale II Kecamatan Kedungadem, Mohamad Sunjani menyampaikan bahwa setelah ada kebijakan merger dengan SDN Megale I, saat ini nama baru SDN Megale II di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) mulai tahun pelajaran 2023/2024 telah berganti nama menjadi SDN Megale I. Untuk kegiatan belajar berlangsung lancar.

Sunjani memohon doa dan dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat dan wali murid untuk kelancaran pendidikan. Selain itu, ia juga berharap semua pihak agar tidak mudah percaya dengan isu yang kadang sengaja dihembuskan pihak tidak bertanggung jawab dan tidak setuju adanya merger.

“Agar suasana ini bisa terus bisa berjalan lancar. Kami mohon doa dan dukungan semua pihak karena banyak isu tidak benar yang sengaja dibuat oleh pihak yang tidak setuju dengan adanya marger,” ungkapnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2