Dalam sambutannya, Gibran juga menyampaikan pengalaman Indonesia sebagai negara kepulauan yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik. Dengan menghadapi lebih dari 3.000 kejadian bencana setiap tahun, Indonesia membangun kerangka ketahanan berkelanjutan yang menyelaraskan pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi, serta perlindungan lingkungan.
Pendekatan ini, lanjutnya, dapat menjadi referensi bagi negara-negara G20 dalam membangun kapasitas menghadapi tantangan global.
Menutup pernyataannya, Wapres Gibran mengingatkan bahwa G20 mewakili 85 persen Produk Domestik Bruto (PDB) dunia, sehingga forum ini memiliki tanggung jawab moral untuk menunjukkan kepemimpinan nyata. Ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi global harus berjalan seiring dengan upaya memperkuat ketahanan dan keadilan bagi seluruh umat manusia.
“G20 harus menjadi teladan dalam menghadirkan harapan, kemakmuran, dan keadilan bagi semua,” tegas Gibran.





