Produk unik, inovatif, dan berbasis lokal dapat diposisikan sebagai solusi yang lebih bermakna bagi Generasi Z yang menginginkan pengalaman belanja yang lebih bermakna, dibanding sekadar membeli produk massal yang cepat rusak.
Untuk UMKM, kuncinya adalah memahami pola konsumsi Generasi Z serta menawarkan pengalaman belanja yang otentik dan relevan.
Dengan pendekatan ini, UMKM Indonesia dapat tidak hanya bertahan, tetapi berkembang di tengah tren doom spending, sambil tetap memperkuat ekonomi lokal dan menginspirasi perubahan positif dalam perilaku konsumen muda.
Oleh: DR Abid Muhtarom, SE.,SPd.,MSE (Dekan fakultas ekonomi dan bisnis UNISLA)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





