Firdaus menjelaskan, survei yang dilakukan DKSI menggunakan metode multistage random sampling yang menjangkau 28 kecamatan di Bojonegoro secara proporsional berdasarkan data jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2024.

“Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner oleh pewawancara yang sudah dilatih. Setiap pewawancara mewawancarai 1-4 responden untuk setiap satu desa/kelurahan terpilih,” pungkasnya.(bs)

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Editor : Achmad Bisri

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2