Dukungan serupa disampaikan Danramil Pucuk Kapten Arm Hari. Menurutnya, koordinasi antarpihak menjadi hal penting agar setiap tahapan kegiatan di lapangan dapat berlangsung tertib dan lancar.
Pada sesi pemaparan teknis, tim PT BGP Indonesia menjelaskan perusahaan tersebut bertindak sebagai kontraktor pelaksana Survei Seismik 2D LAMTURO. Sebelum pekerjaan dilaksanakan, tim akan melakukan sejumlah tahapan persiapan, termasuk pendataan pemilik lahan serta koordinasi dan pemberitahuan kepada pemerintah desa.
Dalam pelaksanaan di lapangan, pihak perusahaan juga akan meminta pendampingan pemerintah desa setempat. Pendampingan diperlukan untuk membantu proses komunikasi dengan warga maupun pemilik lahan serta mendukung kelancaran kegiatan di wilayah masing-masing.
Tim survei turut memberikan penjelasan mengenai pemasangan tanda atau patok berwarna merah dan biru pada sejumlah lokasi dengan jarak tertentu. Patok tersebut digunakan sebagai penanda bagi petugas dalam menjalankan kegiatan teknis di lapangan.
Masyarakat diminta tidak memindahkan maupun membuang patok apabila menemukannya di sekitar lahan atau dekat permukiman. Apabila keberadaan tanda tersebut memerlukan penanganan atau pemindahan, petugas akan melakukan langkah yang diperlukan sesuai kebutuhan teknis kegiatan.
Sejumlah pertanyaan juga disampaikan peserta dalam sesi dialog. Salah satunya berkaitan dengan waktu dimulainya pekerjaan di tingkat desa. Tim pelaksana menjelaskan kegiatan akan dilakukan secepatnya setelah seluruh tahapan persiapan dan koordinasi dengan pihak terkait selesai.
Pertanyaan lain menyangkut mekanisme tali asih atau ganti rugi bagi lahan yang digunakan selama kegiatan survei. Pihak pelaksana menerangkan bahwa mekanisme pemberian tali asih atau ganti rugi akan dilakukan setelah pekerjaan selesai. Sementara terkait besaran maupun ketentuannya masih akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan dan pihak terkait.
Melalui sosialisasi tersebut, seluruh pihak diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan Survei Seismik 2D LAMTURO. Komunikasi antara pelaksana kegiatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI-Polri dan masyarakat juga diharapkan terus terjaga selama seluruh tahapan pekerjaan berlangsung.
Koordinasi sejak tahap awal dinilai penting agar informasi mengenai kegiatan dapat diterima masyarakat secara jelas sekaligus meminimalkan potensi kesalahpahaman ketika tim survei mulai bekerja di wilayah Kecamatan Pucuk.





