Tim medis Puskesmas Deket diterjunkan langsung untuk melaksanakan pemeriksaan menyeluruh. Cakupan pemeriksaan meliputi kondisi fisik umum, kesehatan mata, telinga, pemeriksaan gigi dan mulut oleh dokter gigi profesional, cek kadar gula darah, hingga pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) untuk mengantisipasi risiko anemia pada anak.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kondisi kesehatan sebagian besar siswa SDN Laladan terpantau normal dan baik. Kendati demikian, kami tetap mengantisipasi berbagai temuan khusus di wilayah kerja Puskesmas Deket, seperti kasus hipertensi ringan, kadar gula darah tinggi pada anak, hingga gangguan penglihatan,” jelas dr. Ratih.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ia menambahkan, setiap temuan kasus kesehatan tersebut langsung ditindaklanjuti secara serius. Untuk kasus ringan, penanganan ditangani langsung di puskesmas, sementara kondisi yang memerlukan evaluasi lanjutan akan dirujuk ke rumah sakit terdekat.

Langkah preventif yang diinisiasi oleh SMSI Lamongan dan Puskesmas Deket ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kepala SDN Laladan, Amindarti, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas terselenggaranya program kesehatan terpadu ini di lembaganya.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Puskesmas Deket serta SMSI Lamongan. Pemeriksaan berkala ini sangat membantu kami dalam memantau kesehatan peserta didik secara dini, termasuk mendeteksi gangguan penglihatan akibat kebiasaan menatap gawai yang berlebihan,” tutur Amindarti.

Melalui sinergi lintas sektoral antara media, institusi kesehatan, dan dunia pendidikan ini, diharapkan para pelajar di Lamongan tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki fisik yang sehat, bugar, dan berkualitas untuk masa depan bangsa.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2