Sementara itu, Kepala MTs Nyai H. Ashfiyah, Mujiono, menilai pelatihan tersebut sejalan dengan upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang berpikir terbuka dan visioner. Ia berharap pengenalan dunia jurnalistik dapat memperluas wawasan siswa terhadap berbagai pilihan profesi di masa depan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami ingin siswa tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu memahami proses di baliknya. Ini akan melatih pola pikir kritis dan tanggung jawab dalam bermedia,” kata Mujiono.

Pelatihan berlangsung dinamis dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Antusiasme siswa terlihat dari beragam pertanyaan seputar profesi wartawan, etika jurnalistik, hingga tantangan media di era digital. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal membangun generasi muda yang cerdas, kritis, dan melek informasi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2