BERITASIBER.COM – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di wilayah Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, mulai terasa kental. Sebagai langkah awal untuk menyukseskan upacara peringatan detik-detik Proklamasi, unsur Forkopimcam Deket yang terdiri dari Polsek, Koramil, dan Pemerintah Kecamatan menggelar seleksi ketat calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kecamatan.

Kegiatan seleksi yang dipusatkan di SMP Negeri 1 Deket pada Rabu (15/7/2026) tersebut, dipimpin langsung oleh Wakapolsek Deket, IPDA Suwoto. Kehadirannya didampingi oleh sejumlah personel dari Koramil Deket serta perwakilan dari pihak kecamatan. Sinergi lintas sektoral ini menjadi cerminan komitmen bersama untuk mencetak generasi muda yang berintegritas dan memiliki jiwa nasionalisme tinggi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Seleksi kali ini diikuti oleh puluhan siswa-siswi pilihan dari berbagai sekolah tingkat menengah di wilayah Kecamatan Deket. Sejak pukul 08.00 WIB, para peserta sudah terlihat memadati lapangan SMPN 1 Deket dengan penuh antusiasme.

IPDA Suwoto dalam arahannya di hadapan para peserta menegaskan bahwa seleksi Paskibraka bukan sekadar ajang mencari pengibar bendera, melainkan upaya mendidik calon pemimpin masa depan. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, ketahanan fisik, dan kemantapan mental.

“Menjadi Paskibraka adalah sebuah kehormatan. Kalian adalah putra-putri terbaik yang terpilih untuk mengemban tugas negara yang sangat sakral. Oleh karena itu, kedisiplinan yang kita tanamkan hari ini adalah modal dasar agar saat pelaksanaan hari-H nanti, kalian mampu tampil dengan sempurna dan penuh khidmat,” tegas IPDA Suwoto di sela-sela memantau jalannya seleksi.

Penilaian Berjenjang dan Objektif
​Tim seleksi yang terdiri dari personel gabungan TNI-Polri menerapkan standar penilaian yang ketat untuk memastikan kualitas anggota Paskibraka. Beberapa aspek krusial yang dinilai meliputi postur tubuh, kesehatan fisik, ketangkasan dalam Peraturan Baris-Berbaris (PBB), serta kemampuan kognitif melalui wawancara wawasan kebangsaan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2