BERITASIBER.COM – Stadion Surajaya, Lamongan, menjadi pusat perhatian bagi para pecinta sepak bola usia dini di Jawa Timur pada Selasa (30/6/2026). Ribuan masyarakat, mulai dari orang tua, pelatih, hingga pendukung setia, memadati stadion kebanggaan warga Lamongan tersebut untuk menyaksikan gelaran Festival Sepak Bola Piala Presiden kategori U-10 dan U-12 tingkat Provinsi Jawa Timur.

Demi menjamin kelancaran, keamanan, dan ketertiban jalannya turnamen bergengsi ini, jajaran kepolisian dari Polsek Deket bersinergi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamongan melakukan pengamanan ketat di area stadion hingga jalur akses menuju lokasi pertandingan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Deket, AKP Akhmad Khusen yang memimpin langsung jalannya pengamanan di lapangan, menyatakan bahwa kegiatan ini melibatkan konsentrasi massa yang cukup tinggi. Oleh karena itu, pengamanan dilakukan secara berlapis untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan kondusif dari awal hingga akhir.

“Tugas kami adalah memberikan rasa aman bagi para peserta, official, dan penonton yang hadir. Mengingat pesertanya adalah anak-anak usia dini, faktor keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas utama kami. Sinergi antara personel Polsek Deket dan Satlantas Polres Lamongan sangat krusial, terutama dalam mengatur mobilitas kendaraan di area parkir dan akses jalan menuju Stadion Surajaya agar tidak terjadi penumpukan atau kemacetan,” ujarnya.

Personel Satlantas Polres Lamongan ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan di sepanjang jalan menuju stadion. Mereka bertugas mengatur alur kedatangan dan kepulangan rombongan tim serta kendaraan penonton agar tetap tertib. Sementara itu, personel Polsek Deket fokus pada pengamanan area dalam stadion dan tribun penonton untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Festival Sepak Bola Piala Presiden U-10 dan U-12 ini merupakan ajang bergengsi yang diikuti oleh berbagai sekolah sepak bola (SSB) dari penjuru Jawa Timur. Turnamen ini tidak hanya menjadi kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga sarana penting dalam pembinaan bibit-bibit muda pesepak bola Indonesia.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2