Senada dengan Menteri Sosial, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin turut memuji kualitas sarana fisik yang telah terbangun di Balai Besar Rehabilitasi BNN. Ia menilai bahwa fasilitas yang ada sudah sangat representatif dalam menopang standar pelayanan rehabilitasi nasional.
Kendati demikian, Menkes Budi Gunadi Sadikin memberikan catatan konstruktif terkait perlunya modernisasi alat penunjang medis tertentu. Pembaruan perangkat tersebut dinilai penting agar standar layanan kesehatan yang diberikan terus beradaptasi dengan perkembangan metode pemulihan modern serta mampu menjawab kompleksitas kebutuhan rehabilitasi medis di masa depan.
Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menyambut baik masukan dan dukungan penuh dari Kementerian Sosial maupun Kementerian Kesehatan. Ia menegaskan bahwa sinergi lintas sektoral yang turut melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan ini merupakan kunci utama dalam memutus rantai masalah narkotika dari hulu hingga hilir.
Melalui integrasi program yang solid, penanganan tidak hanya berhenti pada fase detoksifikasi atau medis semata, melainkan berlanjut hingga fase pascarehabilitasi yang berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan mampu memastikan bahwa setiap warga negara yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika mendapatkan hak perlindungan yang adil, kesempatan untuk pulih secara utuh, serta peluang emas untuk kembali berdaya guna di lingkungan sosial mereka.
Langkah sinergis ini sekaligus menegaskan kehadiran negara secara nyata melalui payung kampanye #warondrugsforhumanity, demi mewujudkan generasi bangsa yang sehat, produktif, dan terbebas dari ancaman bahaya narkotika.





