Karena eskalasi massa semakin masif dan terjadi tindakan vandalisme, personel Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) dikerahkan untuk melakukan penanganan khusus hingga situasi berangsur tertib.
Tak hanya itu, peragaan juga mencakup skenario penjarahan toko oleh oknum massa yang memanfaatkan situasi kericuhan. Dalam adegan ini, petugas menunjukkan profesionalismenya dengan melakukan tindakan tegas dan terukur guna menghentikan aksi kriminalitas dan mengamankan aset warga.
Kegiatan Sispam Kota ini melibatkan kolaborasi luas dari berbagai unsur, mulai dari personel Polres Pematangsiantar, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Damkarmat, Satpol PP, hingga partisipasi masyarakat.
Hadir menyaksikan simulasi tersebut, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis SH, Ketua DPRD Timbul Marganda Lingga SH, Ketua Pengadilan Negeri Rinto Leony Manullang SH MH, serta jajaran unsur Forkopimda lainnya.
Danki 2 Batalyon B Sat Brimob Polda Sumut, AKP Laurensius Siahaan, bersama para camat se-Kota Pematangsiantar juga turut hadir guna memastikan koordinasi di tingkat kewilayahan berjalan selaras dengan protokol pengamanan polres.
Dengan suksesnya simulasi ini, Polres Pematangsiantar mengirimkan pesan kuat kepada publik bahwa aparat keamanan di “Kota Toleransi” tersebut telah siap siaga menghadapi segala bentuk potensi gangguan keamanan demi kenyamanan warga.(Pirhot Nababan)





