“Investasi keluarga merupakan bentuk sedekah terbaik yang akan menjadi jalan menuju surga,” ujarnya.
Sementara itu, dr. Dimas Hantoko, S.PN, Ketua Yayasan Sintesa Imani Lamongan yang juga seorang dokter spesialis neurologi, menyampaikan bahwa seminar ini bukan sekadar wacana. Pihaknya berkomitmen menindaklanjuti dengan program nyata di bidang pendidikan, sosial, kesehatan, dan ekonomi.
“Seminar ini baru langkah awal. Setelah ini kami ingin bergerak nyata, seperti mendirikan sekolah hingga menyiapkan lahan untuk membuka lapangan kerja. Kami ingin masyarakat Lamongan merasakan manfaat langsung,” ungkap dr. Dimas.
Antusiasme peserta seminar yang mencapai lebih dari 100 orang menunjukkan besarnya perhatian masyarakat pada isu ketahanan keluarga. Salah satu peserta, Hendri Ikhfadhi, mengaku senang bisa mengikuti seminar karena memberikan wawasan baru sekaligus ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan rumah tangga.
Dengan adanya seminar ini, diharapkan pasangan suami-istri, terutama generasi muda, mampu membangun keluarga yang harmonis, saling mendukung, serta menciptakan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.(Bs).





