Untuk diketahui, penyerangan terhadap saksi salah satu paslon cabup-cawabup Sampang itu juga terekam video dan viral di platform media sosial.
Dalam video itu terlihat ada lebih dari tiga pria memegang celurit dalam posisi siap menyerang. Bahkan, ada satu pria memegang dua celurit. Peristiwa itu terjadi di halaman luas yang dikelilingi rumah warga.
Masih dalam video tersebut, terlihat seorang pria bersarung oranye, berkaus biru, dan berkopiah putih terlihat tergeletak dengan sejumlah luka.
Luka itu seperti bekas sabetan senjata tajam dan nampak mengenai bagian pahanya hingga berlubang. Bagian kepalanya juga berdarah. Korban insial J itu dilaporkan tewas meski sempat mendapat perawatan medis di fasilitas layanan kesehatan terdekat.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa berdarah itu terjadi sesudah kunjungan paslon Junaidi-Ahmad Mahfudz Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sampang nomor urut 2 di rumah salah satu tokoh desa setempat.
Surya Noviantoro Ketua Tim Pemenangan Paslon menjelaskan, sebelum penyerangan terjadi, paslonnya sempat akan diadang oleh kelompok penyerang. Namun bisa diselamatkan terlebih dahulu.
“Pasangan calon kami bisa diselamatkan dan keluar dari lokasi,” ucapnya kepada awak media.
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





