Prosesi larung tumpeng menjadi puncak acara, di mana tumpeng yang dihias indah diarak menuju laut. Masyarakat turut meramaikan acara dengan penampilan seni hadrah, kethek ogleng, dan seni reog, menciptakan suasana yang penuh keceriaan dan kebersamaan.
Sedekah Laut ini juga menandai pembukaan Festival Nelayan Pacitan 2025, yang diadakan secara rutin untuk menyambut tahun baru Islam/Muharam.
Festival ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan potensi perikanan dan pariwisata di Pacitan, serta memperkuat hubungan antara nelayan dan masyarakat.
Dengan semangat gotong royong, masyarakat berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi warisan bagi generasi mendatang, memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat.(*)





