Selanjutnya, personel kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi-saksi, serta menginventarisasi barang-barang milik korban yang ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan hasil pendataan sementara, sejumlah barang yang terbakar di antaranya pakaian, tempat tidur, lemari plastik, serta beberapa perlengkapan rumah tangga lainnya. Seluruh isi rumah tidak sempat diselamatkan karena api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan.

Kapolsek Siantar Martoba mengatakan hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait sumber api penyebab kebakaran. Unit Reserse Kriminal (Reskrim) masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Sumber api masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Reskrim. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp5 juta,” ujar AKP Martua Manik.

Peristiwa kebakaran tersebut menjadi perhatian warga sekitar mengingat lokasi rumah berada di area perladangan yang cukup jauh dari permukiman padat penduduk. Beruntung, api tidak sempat merembet ke area lain sehingga kebakaran dapat segera terlokalisasi.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan semi permanen dan lokasi yang jauh dari pengawasan. Warga diminta memastikan kondisi instalasi listrik aman serta tidak meninggalkan sumber api yang dapat memicu kebakaran.

Dengan respons cepat yang dilakukan aparat kepolisian bersama masyarakat, situasi di lokasi kejadian berhasil dikendalikan dan tetap kondusif. Hingga proses penanganan selesai, personel Polres Pematangsiantar tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan keamanan warga sekitar.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2