BERITASIBER.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Solokuro, Polres Lamongan, menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan memberikan respon cepat terhadap kendala yang dihadapi para petani di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.

Pada Minggu (5/7/2026), jajaran kepolisian melakukan monitoring langsung pasca pelaksanaan panen raya jagung di wilayah tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan monitoring ini dilakukan menyusul laporan dari masyarakat mengenai hasil panen jagung yang kurang maksimal. Berdasarkan temuan di lapangan, penurunan produktivitas panen raya kali ini disebabkan oleh serangan hama tikus yang masif, sehingga banyak petani yang mengalami kerugian material yang cukup signifikan.

Menanggapi situasi tersebut, Kapolsek Solokuro AKP Joko Suprianto menegaskan bahwa kepolisian tidak akan tinggal diam melihat kondisi petani yang kesulitan. Pihaknya segera mengambil langkah preventif dan solutif dengan menjadwalkan koordinasi intensif bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian Kecamatan Solokuro untuk merumuskan langkah penanganan hama yang tepat.

“Kami sangat memahami kekhawatiran para petani di Desa Tenggulun. Sektor pertanian adalah tulang punggung ekonomi di wilayah ini, sekaligus bagian dari pilar ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, pasca monitoring hari ini, kami segera bergerak melakukan koordinasi dengan UPT Pertanian setempat untuk mencari solusi efektif terkait pengendalian hama tikus yang menyerang lahan warga,” ujar Kapolsek Solokuro.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa peran Polri tidak terbatas pada aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga mencakup pendampingan sosial-ekonomi masyarakat. Sinergi dengan instansi terkait sangat diperlukan agar langkah-langkah pemberantasan hama dilakukan dengan metode yang tepat, aman bagi lingkungan, dan berkelanjutan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2