Sinergi tersebut diharapkan semakin memperkuat peran Fatayat dalam pemberdayaan perempuan, ketahanan keluarga hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan jaringan organisasi yang menjangkau masyarakat hingga tingkat bawah, Fatayat dinilai memiliki posisi strategis untuk ikut mendorong berbagai program sosial kemasyarakatan.

Senada, Sekretaris PCNU Babat Heru Murdianto menekankan pentingnya kolaborasi antara Fatayat dengan PCNU. Sebagai salah satu badan otonom di lingkungan Nahdlatul Ulama, Fatayat memiliki peran penting dalam memperkuat gerakan organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Semakin kita kuat bersinergi, semakin kita kuat berkolaborasi, maka khidmah kita di Nahdlatul Ulama akan semakin barokah dan semakin maslahat untuk semuanya,” ujar Heru.

Sementara itu, Ketua PW Fatayat NU Jawa Timur Siti Maulidah mengingatkan jajaran pengurus agar tidak menjadikan posisi dalam struktur sebagai ukuran utama keberhasilan. Menurutnya, hal yang jauh lebih penting adalah kontribusi yang mampu diberikan kepada Fatayat dan masyarakat.

“Jangan bilang hari ini apa sih saya ini pengurus apa, tapi apa yang bisa kita berikan untuk Fatayat, apa yang bisa kita lakukan untuk masyarakat,” ujar Siti.

Ia juga menyoroti pentingnya memperkuat organisasi hingga tingkat akar rumput. PAC dan ranting menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kekuatan Fatayat karena berbagai gerakan organisasi bersentuhan langsung dengan masyarakat melalui struktur tersebut.

“Setinggi apa pun kita, tanpa ranting itu kita tidak akan ada artinya. Karena gerakan potensi yang ada di Fatayat ini adalah potensi-potensi yang bergerak dari akar rumput,” tegasnya.

Dengan kepengurusan yang telah resmi dilantik, PC Fatayat NU Babat masa khidmat 2026–2031 kini memiliki tantangan untuk menerjemahkan visi organisasi menjadi program yang konkret. Penguatan kaderisasi, pemberdayaan ekonomi perempuan, kesehatan, literasi digital hingga konsolidasi PAC dan ranting menjadi bagian dari agenda yang diharapkan dapat dijalankan secara berkesinambungan.

Umi Nur Faridah berharap seluruh jajaran kepengurusan dapat bergerak bersama dengan mengedepankan kebersamaan, kekompakan dan tanggung jawab dalam menyelesaikan setiap program. Menurutnya, kekuatan Fatayat akan semakin terasa apabila seluruh struktur mampu bekerja dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

“Dengan menjaga marwah dan amanah serta semangat Guyup, Kompak dan Tuntas, kami ingin seluruh pengurus bergerak bersama, berkhidmah dan menghadirkan kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan Fatayat, Nahdlatul Ulama dan masyarakat,” pungkasnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2