Kecurigaan muncul ketika korban tidak ditemukan di sekitar rumah. Keluarga sempat melakukan pencarian mandiri, termasuk mendatangi sejumlah lokasi seperti loket angkutan umum di kawasan Perdagangan. Berdasarkan keterangan seorang saksi, korban sempat terlihat berjalan menuju salah satu loket transportasi, namun setelah itu jejaknya tidak lagi diketahui.
Hingga laporan dibuat, Nadine belum kembali ke rumah dan tidak dapat dihubungi. Polisi kemudian melakukan berbagai langkah, di antaranya menerima laporan resmi, menerbitkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL), serta melakukan koordinasi internal guna memperluas pencarian.
Adapun ciri-ciri korban yakni memiliki tinggi badan sekitar 170 cm, berat badan 58 kg, berkulit sawo matang, bermata hitam, serta berambut panjang hingga pinggang. Informasi ini telah disebarluaskan kepada masyarakat untuk membantu proses identifikasi.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dengan memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan korban. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu pencarian. Informasi sekecil apa pun sangat berarti,” ujar IPTU Patar.
Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Hingga saat ini, proses pencarian masih terus dilakukan dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan kembali ke pelukan keluarganya.





