Setelah tiba di kota Manado sebagai Ibu Kota Propinsi Sulawesi Utara, Yehuda menginap selama semalam menunggu penerbangan keesokan harinya ke kota Yogyakarta.
“Saya memilih naik pesawat dikarenakan jadwal ASPD Kota Yogyakarta pelaksanaanya tanggal 30-31 mei 2024, yang seharusnya dibulan tersebut saya masih menunggu pengumuman kelulusan dan perpisahan dengan teman- teman sekolah dan guru namun hal tersebut tidak dapat saya ikuti,” katanya.
Dalam penerbangan ke kota Yogyakarta Yehuda kemudian transit di Makassar dan lanjut ke kota Yogyakarta.
“Total waktu sampai di Yogya dari Manado sekitar 6 jam, awalnya kesulitan dalam mencari tempat tinggal namun berkat bantuan informasi pengemudi taksi, dan pihak pengurus organisasi Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan atau JPKP dan saudara sekampung yang berada di Yogyakarta, saya dapat bisa kost sementara.”
Semua tahapan ASPD Kota Yogykarta kata Yehuda telah diikuti saat ini, dalam proses PPDB. Dirinya berharap akan berhasil masuk di SMA Negeri 8 Kota Yogyakarta.
“Saya bermohon kiranya dapat diterima sebagai anak didik dikota ini tepatnya di SMA Negeri 8 di Jogyakarta. Itu Harapan saya sebagai anak perbatasan NKRI mendapat pendidikan yang lebih baik di Kota Pendidikan ini. Doa Saya kiranya yang Maha Kuasa memberkati semua pemimpin di Daerah Istimewa Yogyakarta,” pungkasnya. (Wir)
Editor : Achmad Bisri





