Suasana malam puncak semakin hidup dengan penampilan para pengisi acara. Siou Band membuka konser dengan semangat tinggi, diikuti oleh Punxgoaran dan Faris Adam. Penampilan seni budaya juga memukau penonton, mulai dari Jambu Habinsaran, tarian multi-etnis dari PT STTC, hingga penampilan dari Himapsi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Cuaca yang cerah mendukung antusiasme masyarakat. Penonton tampak larut dalam kemeriahan, bahkan hingga larut malam. Vokalis Punxgoaran, Guido, sukses menghipnotis penonton untuk bernyanyi bersama, sementara Faris Adam melalui lagu “Stecu-stecu” berhasil membuat masyarakat bergoyang bersama.

Anggota DPRD Kota Pematangsiantar, Erwin Siahaan, yang turut hadir dalam acara, menyampaikan harapan besarnya di usia kota yang ke-155. Ia berharap momentum ini mampu menarik lebih banyak investor untuk berinvestasi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Harapannya agar ekonomi meningkat, PAD (Pendapatan Asli Daerah) naik, dan yang terpenting adalah bertambahnya lowongan pekerjaan bagi masyarakat,” jelas Erwin.

Selain itu, Erwin memberikan apresiasi atas capaian prestasi membanggakan yang diraih Kota Pematangsiantar, yakni peringkat ke-4 Indeks Kota Toleran (IKT) se-Indonesia.

“Ini adalah kado manis di usia ke-155. Harapan kami ke depan, masyarakat Kota Pematangsiantar juga semakin jauh dari narkoba,” pungkasnya.

Hingga acara berakhir, rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan tertib, meninggalkan kesan mendalam bagi warga yang merayakan hari jadi kota tercinta mereka.(Pirhot Nababan).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2