Dalam pemaparannya, petugas menjelaskan berbagai jalur penerimaan anggota Polri yang dapat diikuti oleh para lulusan SMA maupun SMK, mulai dari jalur Bintara, Tamtama hingga Akademi Kepolisian (Akpol). Para siswa juga diberikan penjelasan mengenai persyaratan administrasi, tahapan seleksi, hingga pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan integritas sejak dini.
Selain memberikan penjelasan terkait proses seleksi, pihak kepolisian juga menegaskan bahwa seluruh tahapan penerimaan anggota Polri dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik percaloan maupun pungutan liar.
Para siswa yang mengikuti kegiatan tersebut terlihat antusias mendengarkan penjelasan serta mengajukan sejumlah pertanyaan terkait proses pendaftaran, persyaratan tinggi badan, hingga persiapan yang harus dilakukan untuk menghadapi seleksi.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Polsek Siantar Selatan berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki minat untuk bergabung dengan institusi Polri serta berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan, sekaligus sebagai wujud pelayanan kepolisian dalam memberikan akses informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat.
Dengan adanya sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah, diharapkan para pelajar dapat memperoleh informasi yang benar mengenai proses rekrutmen Polri, sehingga mereka dapat mempersiapkan diri secara lebih matang apabila ingin mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri pada tahun 2026 mendatang.(Pirhot Nababan).






