LAMONGAN — Polsek Sarirejo, Polres Lamongan, melaksanakan patroli objek vital dan dialogis di wilayah hukum Polsek Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Jumat (21/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah dan menangkal tindak kriminalitas 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Sarirejo IPTU Moch. Sokep, S.H., mengatakan bahwa patroli objek vital dan dialogis merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Kami terus mengintensifkan patroli di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, termasuk perbankan, perkantoran, dan pertokoan. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar IPTU Moch. Sokep.

Patroli dilaksanakan mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan dua anggota jaga Polsek Sarirejo. Personel menyasar sejumlah objek vital dan pusat aktivitas masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Sarirejo, khususnya kawasan perbankan, perkantoran, serta pertokoan.

Kegiatan patroli dilakukan dengan menyusuri lingkungan sekitar objek yang menjadi sasaran. Petugas melakukan pemantauan terhadap situasi dan aktivitas masyarakat sekaligus memperhatikan kondisi lingkungan yang berpotensi menjadi titik kerawanan. Kehadiran polisi pada malam hari diharapkan dapat memberikan efek pencegahan terhadap pihak-pihak yang berniat melakukan tindak kejahatan.

Selain patroli mobile, personel juga melaksanakan dialogis dengan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, petugas menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas agar warga senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar. Masyarakat juga diajak untuk lebih peduli terhadap keamanan di lingkungan masing-masing.

Kapolsek Sarirejo menjelaskan bahwa upaya pencegahan kejahatan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya kepedulian dan partisipasi aktif warga.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, segera informasikan kepada kepolisian. Informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam melakukan langkah pencegahan sejak dini,” tambahnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2