LAMONGAN — Polsek Lamongan Kota, Polres Lamongan, kembali meningkatkan kegiatan Patroli Kota Presisi (PKP) dengan menyasar sejumlah objek vital di wilayah hukumnya, Sabtu (22/8/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 22.00 WIB hingga selesai tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi tindak kriminalitas 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Lamongan Kota Kompol Beni Ulang Setiawan, S.Pd., M.A.P., mengatakan bahwa patroli objek vital menjadi bagian penting dalam upaya mencegah terjadinya gangguan keamanan, khususnya pada malam hari ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang.

“Kami terus meningkatkan patroli secara berkala di sejumlah objek vital dan lokasi yang memiliki potensi kerawanan. Kehadiran personel di lapangan merupakan langkah preventif untuk mencegah tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kompol Beni.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Lamongan Kota yang terlibat terdiri dari AIPTU Andi Bagas S., selaku Ps. Kasi Humas, AIPDA Agus Susanto, selaku Ps. Kanit 2 Samapta, serta AIPDA Andik A., selaku Bintara Reskrim. Personel menggunakan kendaraan dinas Mitsubishi Kuda 14.01 untuk melaksanakan patroli mobile dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Sejumlah objek vital yang menjadi sasaran patroli meliputi MPS Sampurna Lamongan, SPBU Karanglangit, serta RS Mata KMU. Ketiga lokasi tersebut menjadi bagian dari perhatian kepolisian karena memiliki aktivitas masyarakat dan pelayanan publik yang perlu mendapatkan jaminan keamanan.

Patroli dilakukan dengan menyusuri area sekitar objek vital sekaligus memantau situasi dan aktivitas masyarakat. Kehadiran polisi secara langsung diharapkan dapat memberikan efek pencegahan terhadap pelaku kejahatan yang mungkin memanfaatkan kondisi malam hari untuk melakukan aksinya.

Selain melakukan pemantauan, personel juga memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, termasuk akses keluar-masuk lokasi serta situasi di area yang relatif sepi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pemetaan potensi kerawanan sehingga tindakan pencegahan dapat dilakukan secara lebih optimal.

Kompol Beni menjelaskan bahwa patroli tidak hanya bertujuan melakukan pencegahan tindak pidana, tetapi juga memastikan masyarakat yang beraktivitas maupun menggunakan layanan publik tetap merasa aman. Menurutnya, kehadiran personel kepolisian secara rutin di lapangan menjadi salah satu bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2