LAMONGAN — Polsek Lamongan Kota, Polres Lamongan, meningkatkan kegiatan Patroli Kota Presisi (PKP) Blue Light dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Minggu (23/8/2026) dini hari.

Patroli tersebut menyasar sejumlah kawasan dan ruas jalan yang dinilai membutuhkan kehadiran personel kepolisian untuk mengantisipasi potensi gesekan antarelemen masyarakat, aksi balap liar, serta gangguan kamtibmas lainnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Lamongan Kota Kompol Beni Ulang Setiawan, S.Pd., M.A.P., mengatakan bahwa patroli Blue Light merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi tetap aman sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat.

“Kami terus meningkatkan patroli pada jam-jam rawan sebagai upaya mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya balap liar, gesekan antarkelompok, maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat,” ujar Kompol Beni.

Patroli dilaksanakan pada Minggu (23/8/2026) mulai sekitar pukul 01.30 WIB hingga selesai. Dua personel Polsek Lamongan Kota diterjunkan dalam kegiatan tersebut, yakni AIPTU Andi Bagas S., selaku Ps. Kasi Humas, dan AIPDA Agus Susanto, selaku Ps. Panit 2 Samapta. Personel menggunakan kendaraan dinas Mitsubishi 14.01 untuk melaksanakan patroli mobile.

Sejumlah lokasi menjadi sasaran patroli, antara lain kawasan Perum Made Gread di Desa Made, Desa Tanjung, serta Desa Pangkatrejo. Petugas menyusuri ruas jalan dan titik-titik tertentu yang dinilai berpotensi menjadi tempat berkumpulnya masyarakat pada waktu dini hari.

Patroli Blue Light dilakukan dengan menyalakan lampu rotator kendaraan dinas sebagai tanda kehadiran polisi di tengah masyarakat. Pola patroli tersebut diharapkan mampu memberikan efek pencegahan sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi gangguan keamanan.

Selain mengantisipasi balap liar, personel juga melakukan pemantauan terhadap kemungkinan adanya aktivitas kelompok masyarakat yang dapat memicu gesekan. Petugas memastikan situasi di sejumlah ruas jalan tetap terkendali dan tidak terdapat kegiatan yang mengarah pada gangguan keamanan.

Kompol Beni menjelaskan bahwa waktu dini hari merupakan salah satu periode yang membutuhkan perhatian dalam kegiatan pemeliharaan kamtibmas. Kondisi jalan yang relatif sepi dapat dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk melakukan aktivitas yang melanggar ketertiban, sehingga patroli secara berkala menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah hal tersebut.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2