Ia menjelaskan bahwa selain memantau kondisi lingkungan, personel juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kewaspadaan serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda yang berpotensi menimbulkan bencana atau gangguan keamanan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun pihak kepolisian apabila mengetahui adanya perubahan kondisi lingkungan yang berpotensi membahayakan. Sinergi antara masyarakat dan aparat menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan serta penanganan dini apabila terjadi situasi darurat,” tambahnya.
Kapolsek juga menegaskan bahwa kehadiran personel di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa tenang kepada warga yang sedang menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama para petani yang menjadi salah satu penopang perekonomian di wilayah Kecamatan Sarirejo.
Menurutnya, pemantauan terhadap kawasan pertanian dan sumber daya air akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk dukungan Polri terhadap ketahanan pangan sekaligus upaya menjaga stabilitas wilayah. Melalui kegiatan tersebut, Polsek Sarirejo berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di area embung, persawahan, dan lingkungan sekitar Desa Gempoltukmloko terpantau aman, tertib, dan kondusif. Debit air embung berada dalam kondisi terkendali dan tidak ditemukan adanya indikasi yang berpotensi menimbulkan bencana maupun mengganggu aktivitas masyarakat.
Melalui patroli kewilayahan ini, Polsek Sarirejo kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan preventif yang berorientasi pada perlindungan, pengayoman, dan pelayanan.
Sejalan dengan semangat Polres Lamongan SEHATI (Sinergi, Empati, Humanis, Amanah, Tegas, dan Inovatif), Polsek Sarirejo akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa, instansi terkait, dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana alam di wilayah Kabupaten Lamongan.





